Abstract
Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Jumlah kasus hipertensi di Lampung Selatan menduduki urutan kelima dengan jumlah 191.751 kasus. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi di Desa Sidosari, Kecamatan Natar-Lampung Selatan melalui pemberdayaan kader kesehatan dalam bentuk peer group education dan pemanfaatan apotek hidup. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan pelatihan kader, pembentukan kelompok peduli hipertensi, dan pengelolaan tanaman obat. Kegiatan pelatihan diikuti 10 orang kader kesehatan dan penyuluhan hipertensi diikuti oleh 50 penderita hipertensi. Peralatan yang digunakan yaitu tensimeter, booklet perawatan hipertensi, buku catatan monitoring tekanan darah, dan pil card. Hasil kegiatan menunjukkan 100% pengetahuan kader meningkat, 90% pasien hipertensi memeriksakan tekanan darahnya dan 80% memanfaatkan tanaman obat. Di Desa Sidosari membentuk satu Apotek Hidup dan kelompok peduli hipertensi. Kegiatan pemberdayaan kader berdampak positif terhadap peningkatan self-care dan kepatuhan pasien menjalani terapi hipertensi. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan oleh puskesmas terhadap program dan kegiatan hipertensi.
Cite
CITATION STYLE
Hastuti, R. P., Julaiha, S., & Sejati, N. I. P. (2025). Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Peer Group Education dan Apotek Hidup dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi. Omni Pengabdian Masyarakat, 2(3), 61–67. https://doi.org/10.65277/opm.v2i3.64
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.