Neraca Pemanfaatan Kemiri dan Madu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

  • Rachmah A
  • Supratman S
  • Makkarennu M
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah besaran pemanfaatan kemiri dan madu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan Desember 2016. Tempat pelaksanaan penelitian di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipasif, untuk mendapatkan data dan informasi dari masyarakat yang memanfaatkan kemiri dan madu. Pendekatan ini dilakukan melalui wawancara, kuesioner dan penelusuran dokumen/literatur dengan menggunakan teknik purposive sampling. Neraca fisik dan neraca moneter yang di manfaatkan oleh masyarakat di analisis dengan menghitung jumlah cadangan awal pada tahun penelitian ditambah dengan jumlah penanaman, kemudian dikurangi dengan jumlah deplesi sehingga akan diperoleh jumlah cadangan akhir.Hasil penelitian diperoleh jumlah neraca fisik madu cadangan akhir 558 liter, neraca moneter madu cadangan akhir 115.861.440 neraca fisik kemiri cadangan akhir 1.060 kg,neraca moneter kemiri cadangan akhir (– Rp 40.113.000).Kata kunci : Neraca fisik, Neraca moneter, Kemiri, Madu, Deplesi

Cite

CITATION STYLE

APA

Rachmah, A., Supratman, S., & Makkarennu, M. (2018). Neraca Pemanfaatan Kemiri dan Madu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Jurnal Hutan Dan Masyarakat, 174. https://doi.org/10.24259/jhm.v0i0.3910

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free