Evaluasi Stasiun Kerja Industri Garmen dengan Motion Study

  • Yudhistira G
  • Utami R
  • Astuti R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
92Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberlanjutan suatu perusahaan berkaitan dengan kinerja sumber dayanya, dan tentu idak terlepas dari manajemen sumber daya manusia dan kegiatan operasional yang ada. Seperti pada industri garmen, banyaknya sumber daya harus dikelola dan diawasi dengan baik guna mencapai kinerja yang diinginkan. Hasil observasi awal ditemukan ada tidak kesesuaian antara rata-rata hasil produksi 40 unit per jam dengan ketercapaian produk yang ada yaitu 33 unit per jam. Sehingga perlu identifikasi lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menggunakan metode motion study, di proses proses penyatuan panel dan aksesoris, diketahui pada tangan kanan terdapat 99 gerakan efektif dan terdapat 10 gerakan tidak efektif, pada tangan kiri terdapat 16 gerakan efektif dan gerakan 21 tidak efektif. Di proses penjahitan zipper otomatis, pada tangan kanan terdapat 13 gerakan efektif dan tiga gerakan tidak efektif, pada tangan kiri terdapat 12 gerakan efektif dan 6 gerakan tidak efektif. Sehingga perbaikan layout sangat direkomendasikan untuk mengurangi ketidakefektifan gerakan kerja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yudhistira, G. A., Utami, R. S. D. D., Astuti, R. D., & Qurtubi, Q. (2023). Evaluasi Stasiun Kerja Industri Garmen dengan Motion Study. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, 22(1), 23. https://doi.org/10.20961/performa.22.1.72083

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free