Perbandingan Reduktor Hidroksilamin Hidroklorida dan Natrium Oksalat dalam Penentuan Fe Menggunakan Spektrofometer UV-Vis dengan Pengganggu Ion Mn2+

  • Muliana E
  • Sugiarso D
  • Suprapto S
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak-Penelitian analisis gangguan ion Mn 2+ dalam penentuan Fe(II) fenantrolin dengan pereduksi natrium oksalat dan hidroksilamin pada kondisi optimum menggunakan sprektofotometer UV-vis telah berhasil dilakukan. Kompleks Fe(II) fenantrolin memiliki panjang gelombang pada 511 nm untuk kedua reduktor. Pengukuran kurva kalibrasi pada reduktor natrium oksalat memiliki nilai koefisien determinasi (r 2) sebesar 0,9989. Pada reduktor hidroksilamin hidroklorida kurva kalibrasi didapatkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,9957. Ion Mn 2+ dapat mengganggu analisa Fe(II) fenantrolin dengan menurunkan absorbansi besi. Pada reduktor natrium oksalat, Mn 2+ mulai mengganggu saat konsentrasi Mn 2+ 0,4 ppm dengan %recovery 93,45%, sedangkan pada reduktor hidroksilamin hidroklorida Mn 2+ mulai mengganggu pada konsentrasi 2 ppm dengan %recovery sebesar 94,89%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muliana, E. W., Sugiarso, D., & Suprapto, S. (2023). Perbandingan Reduktor Hidroksilamin Hidroklorida dan Natrium Oksalat dalam Penentuan Fe Menggunakan Spektrofometer UV-Vis dengan Pengganggu Ion Mn2+. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 12(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v12i2.96217

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free