Hubungan Antara Ibu Hamil Usia Muda Dengan Anemia Di Bpm “T” Cikutra Kota Bandung

  • Syafrullah H
  • Widad Chabellalia Y
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehamilan pada usia ibu yang terlalu muda adalah kehamilan pada remaja di bawah usia 20 tahun yang seharusnya belum siap untuk hamil. Faktor risiko keguguran, persalinan prematur, BBLR, kelainan bawaan, mudah terjangkit infeksi, anemia pada kehamilan, dan kematian. Masa remaja juga merupakan masa yang berisiko untuk hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ibu hamil usia muda dengan anemia di BPM “T” Cikutra Kota Bandung tahun 2015. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi yang didapatkan dari data sekunder pada buku rekam medik ANC pada tahun 2015 dengan teknik bivariat. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini total sampling sebanyak 64 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil (56,25%) berada pada usia remaja tengah (15-18 tahun). Sebagian besar ibu hamil (51,56%) mengalami anemia sedang. Terdapat hubungan antara usia remaja tengah dengan anemia sedang (61,11%) dan nilai p-value (0,003). Saran diharapkan melakukan promosi kesehatan mengenai usia ibu berisiko  untuk hamil dan melakukan safe motherhood untuk mengurangi kejadian 4 terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu sering melahirkan). Diharapkan tenaga kesehatan dapat menginformasikan kesehatan reproduksi pada remaja dan orang tua.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syafrullah, H., & Widad Chabellalia, Y. (2019). Hubungan Antara Ibu Hamil Usia Muda Dengan Anemia Di Bpm “T” Cikutra Kota Bandung. Jurnal Sehat Masada, 13(1), 56–64. https://doi.org/10.38037/jsm.v13i1.79

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free