Abstract
Sektor industri pengolahan merupakan penyumbang terbesar pertama terhadap perekonomian Indonesia. Namun, kontribusi sektor industri pengolahan selalu menurun dari tahun ketahun. Padahal jika suatu negara ingin menjadi negara maju perlu adanya proses perubahan struktural perekonomian yang salah satunya ditandai dengan meningkatnya kontribusi sektor sekunder atau sektor industri. Sektor industri di Indonesia didominasi oleh provinsi yang berada di Kawasan Barat Indonesia (KBI). Akan tetapi, produktivitas industri pengolahan di KBI selalu berada di bawah Kawasan Timur Indonesia (KTI). Ukuran produktivitas untuk menggambarkan seluruh faktor produksi adalah dengan Total Factor Productivity (TFP). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung TFP, mengetahui gambaran umum TFP, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi TFP industri pengolahan di KBI. Perhitungan TFP industri pengolahan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas menggunakan regresi data panel dengan metode estimasi FGLS-SUR. Hasil yang diperoleh mayoritas provinsi di KBI memiliki nilai TFP di bawah rata-rata. Analisis variabel yang memengaruhi TFP industri pengolahan menggunakan regresi data panel dengan model estimasi FGLS-SUR. Diperoleh bahwa upah dan tenaga kerja terdidik positif signifikan memengaruhi TFP serta penggunaan listrik dan ekspor negatif signifikan memengaruhi TFP.
Cite
CITATION STYLE
Wahyuningsih, A., & Budyanra, B. (2022). Variabel-variabel yang Memengaruhi Total Factor Productivity Industri Pengolahan di Kawasan Barat Indonesia Tahun 2011-2019. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 1197–1208. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1418
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.