Kebijakan Pemerintah Terkait Larangan Impor Baju Bekas (Analisis Framing pada Tempo.co dan Media Indonesia)

  • Zain H
  • Agustin D
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini ingin menganalisis mengenai framing pemberitaan kebijakan pemerintah terkait Larangan Impor Baju Bekas di Kompas.co dan Media Indonesia. Penelitian ini didasarkan pada adanya Kebijakan Pemerintah terkait larangan impor baju bekas yang kembali menjadi perbincangan publik setelah Presiden Jokowi memberikan pernyataannya terkait larangan impor baju bekas karena dianggap merugikan industri fashion lokal atau UMKM. Pemberitaan terkait kebijakan tersebut meramaikan pada pemberitaan di media online khususnya pada media online Tempo.co dan Media Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat melihat bagaimana kedua media online diatas membingkai pemberitaan tentang Kebijakan pemerintah terkait larangan impor baju bekas di Kompas.co dan Media Indonesia dengan menggunakan model analisis framing Robert N. Entman membagi perangkat framing ke dalam empat elemen Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgement, Treatment Recommendation. Secara keseluruhan, artikel berita di Tempo.co dan Media Indonesia berfokus pada upaya pemerintah untuk menyelesaikan masalah impor baju bekas yang dibingkai dalam bentuk tindakan dan kebijakan pemerintah. Berita di Tempo.co dan Media Indonesia tersebut juga memberikan informasi tentang kebijakan yang terkait dengan larangan impor baju bekas, mulai dari tindakan hingga peraturan perundang-undangan, serta konsekuensi negatif dari membiarkan kegiatan impor berlanjut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zain, H. M., & Agustin, D. A. C. (2023). Kebijakan Pemerintah Terkait Larangan Impor Baju Bekas (Analisis Framing pada Tempo.co dan Media Indonesia). PROMEDIA (PUBLIC RELATION DAN MEDIA KOMUNIKASI), 9(2). https://doi.org/10.52447/promedia.v9i2.7202

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free