Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efektivitas komunikasi ayah-anak dengan kecenderungan bullying pada siswa kelas XI dan XII SMA MARDISISWA Semarang. Efektivitas komunikasi ayah-anak adalah penilaian anak mengenai penyampaian pesan antara ayah dengan dirinya dalam mencapai kesamaan interpretasi dan memahami maksud atau isi hati antara keduanya dan hubungan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Kecenderungan bullying adalah keinginan yang mengarah untuk menyakiti orang lain yang lebih lemah, dilakukan secara berulang serta menimbulkan penderitaan fisik maupun psikis dan korban tidak mampu mempertahankan dirinya. Populasi penelitian, yaitu 207 siswa kelas XI dan XII SMA MARDISISWA yang terdiri dari 8 kelas, dan sampel penelitian sebanyak 125 siswa yang terbagi menjadi 5 kelas, diperoleh dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala efektivitas komunikasi ayah-anak (23 aitem valid, α = .90) dan skala kecenderungan bullying (32 aitem valid, α = .91). Analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi rxy= -.33 dengan p = .01 (p
Cite
CITATION STYLE
Wongso, K., & Astuti, T. P. (2015). HUBUNGAN ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI AYAH-ANAK DENGAN KECENDERUNGAN BULLYING PADA SISWA KELAS XI DAN XII SMA MARDISISWA SEMARANG. Jurnal EMPATI, 4(2), 71–75. https://doi.org/10.14710/empati.2015.14981
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.