Abstract
This study aims to analyze the effectiveness of the RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) learning model in improving students’ literacy and critical thinking skills in geography learning at the senior high school level. The need for this research arises from the consistently low literacy and higher-order thinking performance of Indonesian students in PISA and AKM, as well as the limited implementation of RADEC in geography. This study employed a one-group pretest–posttest quasi-experimental design involving 16 eleventh-grade students from SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Barat, Riau Province. The instruments consisted of a literacy test based on AKM indicators and a critical thinking test adapted from Facione’s framework, which measured Interpretation, Analysis, and Evaluation. Data were analyzed using descriptive statistics, N-gain calculations, and paired-samples t-tests. The results showed a significant improvement (p < 0.05) in both variables, with N-gain scores of 0.40 for geographic literacy and 0.36 for critical thinking, categorized as moderate. These findings indicate that the RADEC model enhances students’ literacy and critical thinking through structured stages involving reading comprehension, answering tasks, collaborative discussion, explanation, and the creation of learning products. The study provides empirical evidence for the application of RADEC in geography learning and highlights its relevance to the Merdeka Curriculum.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dalam meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis siswa pada tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini didorong oleh rendahnya prestasi siswa Indonesia dalam literasi dan berpikir kritis, seperti yang dilaporkan oleh PISA dan Ujian Nasional Kemampuan Minimum (AKM), serta penerapan model RADEC yang terbatas dalam pembelajaran geografi di tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental satu kelompok pra-tes dan pasca-tes. Peserta penelitian adalah 16 siswa kelas XI dari SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Barat, Provinsi Riau, yang dipilih secara purposif. Instrumen penelitian terdiri dari tes literasi berdasarkan indikator AKM dan tes berpikir kritis yang diadaptasi dari kerangka kerja Facione. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t sampel berpasangan, dan perhitungan N-gain. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0.05) pada kedua variabel, dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0.40 untuk literasi geografi dan 0.36 untuk pemikiran kritis, keduanya dikategorikan sebagai moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa model RADEC secara efektif meningkatkan literasi dan pemikiran kritis siswa melalui aktivitas reflektif yang melibatkan membaca, diskusi, penjelasan, dan penciptaan. Studi ini memberikan bukti empiris untuk teori pembelajaran konstruktivis dan menawarkan implikasi praktis bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran inovatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka dan Profil Siswa Pancasila.
Cite
CITATION STYLE
Rohani, S., Anwar, S., Hermon, D., & Wijayanto, B. (2025). The Effectiveness of the RADEC Model in Improving Students’ Literacy and Critical Thinking in Geography Learning at Senior High School. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(11), 573–581. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i11.13275
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.