Abstract
Latar belakang: Stunting adalah masalah yang melibatkan banyak faktor. Perilaku ibu dan usia mereka sangat penting dalam mencegah stunting. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor risiko stunting, di mana anak yang mengalami stunting lebih sering ditemukan pada ibu yang memiliki tingkat pengetahuan rendah. Ibu dari anak usia 0-23 bulan memiliki peran penting dalam pencegahan stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana perilaku ibu membantu dalam pencegahan stunting pada bayi berusia 0 hingga 23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo, Kota Semarang.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 86 ibu yang memiliki bayi berusia antara 0 hingga 23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (nilai p) merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam mengurangi stunting di Puskesmas Bandarharjo pada anak usia 0-23 bulan di Kota Semarang.Simpulan: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan dan isyarat untuk bertindak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku ibu dalam mengurangi stunting di Puskesmas Bandarharjo pada anak usia 0-23 bulan di Kota Semarang.Kata kunci: Perilaku Ibu; Pencegahan; Stunting. ABSTRACT Title: A Study of the Mother's Conduct in Avoiding Stunting at Bandarharjo Health Center in SemarangBackground: Stunting is a problem that involves many factors. Maternal behavior and their age are critical to preventing stunting. A study showed that maternal knowledge was one of the risk factors for stunting, as stunted children wer more likely to occur in mothers who had lack of knowledge.. Among those tasked with preventing it are mothers to children aged 0-23 months. The objective of this study was to examine how maternal behavior helps in preventing stunting among infants aged between 0 and 23 months old within Bandarharjo Public Health Centre working area, Semarang City.Method: For this quantitative research, cross sectional study design was employed. This research took a quantitative approach using cross-sectional designs. The sample comprised 86 mothers whose babies were aged between 0 and 23 months, from the work area of Bandarharjo Public Health Center. Result: The results showed that education (p-value) was a factor related to maternal behavior in reduction of stunting at Bandarharjo Public Health Center among children aged 0-23 months in Semarang City.Conclusion: State the conclusion from this research findings indicated that education and cues to action were significantly associated with maternal behavior in reducing stunting at Bandarharjo Public Health Center among children aged 0-23 months in Semarang City.Keywords: Maternal Behavior; Prevention; Stunting
Cite
CITATION STYLE
Kusumaningtyas, C. A., Husodo, B. T., & Indraswari, R. (2024). Studi Perilaku Ibu dalam Menghindari Stunting di Puskesmas Bandarharjo Semarang. MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, 23(4), 351–355. https://doi.org/10.14710/mkmi.23.4.351-355
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.