Abstract
Hiperbilirubinemia pada neonatus adalah perubahan warna kekuningan pada kulit, konjungtiva, dan sklera akibat peningkatan serum atau bilirubin plasma pada periode bayi baru lahir. Metode dalam penelitian ini adalah analitik observational dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional study. Dengan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi timbangan badan dan lembar observasi hiperbilirubin diambil dari hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan arah hubungan nilai chi square dengan nilai ρ value sebesar 0,038. Berdasarkan hasil analisa data di atas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifilan antara bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya 2023.
Cite
CITATION STYLE
Fathia, N., Wibowo, D. A., & Nurkholik, D. (2023). Hubungan Berat Badan Bayi dengan Kejadian Hiperbilirubinemia pada Neonatus di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jurnal Keperawatan Galuh, 5(2), 113. https://doi.org/10.25157/jkg.v5i2.11859
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.