Pertanggungjawaban Pidana Deepfake Porn Berbasis AI: Studi Perbandingan dan Implikasi Global

  • Irawati N
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana pelaku deepfake porn berbasis AI. Latar belakangnya adalah maraknya manipulasi digital seksual, sementara regulasi Indonesia masih berfokus pada pornografi umum. Dengan Rumusan masalah yang didapat bagaimana pengaturan hukum dan rekomendasi kebijakan, serta metode menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan studi perbandingan Australia dan Korea Selatan. Pembahasan menempatkan respons nasional dalam kerangka HAM internasional (ICCPR Pasal 17), instrumen kerja sama siber (Budapest Convention), dan regulasi AI global. Rekomendasi: kriminalisasi produksi, penyebaran, kepemilikan, mekanisme takedown, pelestarian bukti, serta kerja sama MLA lintas negara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Irawati, N. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Deepfake Porn Berbasis AI: Studi Perbandingan dan Implikasi Global. Jurnal Hukum Lex Generalis, 7(1). https://doi.org/10.56370/jhlg.v7i1.2096

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free