STUDI ECOCRITICISM DALAM FILM DORAEMON & NOBITA AND THE GREEN GIANT LEGEND KARYA AYUMU WATANABE

  • Basri S
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk ecocriticism yang direpresentasikan dalam penggambaran alam di film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend. Berikutnya penelitin berusaha mengetahui perspektif yang dimiliki oleh tokoh yang ada dalam film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend. Tokoh mana yang termasuk ke dalam ecocentric dan tokoh mana yang termasuk anthropocentric.metod yang digunkan metode kulaitatif.Pada metode pengumpulan data, penulis memutuskan untuk memilih film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend karya Ayumu Watanabe, karena film tersebut adalah salah satu film yang mengandung wacana ecocriticism. Untuk itulah pemilihan film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend ini menjadi data primer untuk kemudian akan dikaji secara lebih mendalam. Selanjutnya, film tersebut dikaji dengan menggunakan ecocriticism dengan mengupas sebuah kritik terhadap film tersebut untuk menemukan hasil dan pembahasan baru yang terkandung di dalamnya. Ayumu Watanabe mengangkat isu ini ke dalam film sebagai bentuk kritik atas apa yang telah dia lihat dan saksikan pada apa yang terjadi pada bumi, yaitu pembalakan liar, pembakaran hutan, pembuangan sampah, dan lain sebagainya. diharapkan dengan adanya pengkajian mengenai film yang mengangkat isu ini, masyarakat lebih menyadari dan memahami bahwa alam adalah satu-satunya sumber kehidupan seluruh makhluk hidup yang ada di bumi.Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Basri, S. Q. (2019). STUDI ECOCRITICISM DALAM FILM DORAEMON & NOBITA AND THE GREEN GIANT LEGEND KARYA AYUMU WATANABE. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1). https://doi.org/10.30738/sosio.v5i1.2862

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free