MEMULIHKAN SEMANGAT DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA ANAK USIA DINI

  • Ayu P
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sesuatu yang sudah sering dilakukan biasanya akan sulit untuk dirubah, terutama diawal-awal masa perubahan tersebut. Begitu juga dengan kebiasaan pembelajaran daring yang sudah berlangsung hampir dua tahun di semua jenjang pendidikan tidak terkecuali dengan pendidikan anak usia dini. Adanya kebijakan pembelajaran tatap muka terbatas, yang didasari atas berkurangnya jumlah masyarakat yang terkena virus corona serta sebagian besar masyarakat sudah melaksanakan vaksin. Maka keputusan pembelajarans ecara tatap muka menjadi hal yang ditunggu pihak guru dan sekolah serta orang tua siswa. namun perubahan itu tentu membuat anak0 anak harus beradaptasi lagi dengan pembelajaran tatap muka, sehingga perlu dilakukan sebuah kreasi dalam pembelajaran. seperti mengintegrasikan budaya lokal dalam model pembelajaran. budaya lokal itu bisa berupa sebuah permainan, lagu, dongeng dan lain sebagainya yang memiliki nilai- nilai luhur serta menyenangkan jika di terapkan pada anak usia dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ayu, P. E. S. (2022). MEMULIHKAN SEMANGAT DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA ANAK USIA DINI. Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 61. https://doi.org/10.55115/widyakumara.v3i1.2073

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free