Pemharuh Belas Kasih Terhadap Perilaku Prososial Dimoderasi Oleh Kebutuhan Kognisi Pada Remaja Yang Kehilangan Orang Tua

  • Indrayati T
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berperilaku prososial memberikan kepuasan dan kesejahteraan bagi individu. Perilaku prososial berkaitan dengan tingginya rasa belas kasih. Individu yang memiliki rasa belas kasih tinggi memiliki rasa tanggungjawab atas kesejahteraan orang lain sehingga berperilaku prososial. Pengaruh tersebut dimoderasi oleh kebutuhan kognisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belas kasih terhadap perilaku prososial dimoderasi oleh kebutuhan kognisi. Subjek penelitian sebanyak 232 siswa usia 15-18 tahun. Instrumen penelitian menggunakan Compassion Subscale of the Dispositional Positive Emotion Scale (DPES-CS), Prosocialness Scale for Adults (PSA), dan Need for Cognition Scale (NCS-6). Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh positif dan signifikan belas kasih terhadap perilaku prososial menurun dimoderasi oleh kebutuhan kognisi (β = -0,072; p = 0,017), kontribusi belas kasih terhadap perilaku prososial dimoderasi oleh kebutuhan kognisi yaitu sebesar 64,7%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indrayati, T. (2023). Pemharuh Belas Kasih Terhadap Perilaku Prososial Dimoderasi Oleh Kebutuhan Kognisi Pada Remaja Yang Kehilangan Orang Tua. Psychological Journal: Science and Practice, 3(1), 162–170. https://doi.org/10.22219/pjsp.v3i1.24548

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free