PERENCANAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA YANG HUMANIS

  • Zen Q
  • Dewiyanti D
  • Aditya N
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan istilah penjara menjadi lembaga pemasyarakatan bertujuan agar warga binaan yang sedang berada di dalamnya, dapat dihargai sebagai manusia dan kelak menjadi manusia yang lebih baik. Guna menunjang kegiatan membina, diperlukan fasilitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang dapat mendukung kebutuhan kegiatan. Tujuan penulisan naskah ini adalah untuk memperlihatkan sebuah proses pencarian studi guna mendapatkan pemahaman mengenai konsep humanis yang dapat diterapkan pada perancangan lapas, khususnya lapasnya perempuan. Melalui kajian pustaka berupa pemahaman terhadap gambar-gambar yang diperoleh melalui pencarian secara daring, dilakukan kegiatan memilah dan memilih informasi yang berkaitan dengan lapas yang humanis. Hasil studi memperoleh pemahaman mengenai gambaran sebuah lapas dalam penyediaan fasilitas yang dianggap dapat memanusiakan manusia, dalam hal ini adalah para warga binaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zen, Q. S., Dewiyanti, D., & Aditya, N. C. (2022). PERENCANAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA YANG HUMANIS. DESA - DESIGN AND ARCHITECTURE JOURNAL, 3(1), 31–40. https://doi.org/10.34010/desa.v3i1.7942

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free