Abstract
Penelitian ini membahas peran media sosial dalam konteks Dakwah dan Komunikasi di Era Society 5.0. Society 5.0 adalah gejolak transformasi yang mengintegrasikan dunia fisik dan digital melalui teknologi canggih. Media sosial telah memainkan peran penting dalam menghubungkan para pemimpin agama, da’i, dan umat dengan audiens yang lebih luas dan beragam. Dalam konteks dakwah, media sosial memungkinkan para pemimpin agama untuk menyebarkan pesan keagamaan, ceramah, dan pendidikan agama. Interaksi dua arah memungkinkan pertanyaan, diskusi, dan klarifikasi yang memperdalam pemahaman agama. Media sosial juga digunakan untuk menggalang dana untuk tujuan keagamaan dan amal, serta menyebarkan informasi tentang acara keagamaan dan festival. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu seperti data dari berbagai sumber, termasuk literature, data sekunder, dan wawancara jika ada, dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan implikasi peran media sosial dalam konteks Dakwah dan Komunikasi Agama di Era Society 5.0. Penelitian ini didasarkan pada pengumpulan dan analisis data yang mengintegrasikan literature, data sekunder, dan jika relavan, pandangan langsung dari pemangku kepentingan. Dengan metode ini penelitian dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang topic yang dibahas dalam abstrak tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Sonia Fijri, Piona Sesilia, Linda Rista, Sarah Pratama, Da, R. P. A., Reyvaldo Pramudia Ananta, & M. Ikhsan. (2023). Peran Media Sosial Dalam Dakwah Dan Komunikasi Di Era Society 5.0. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 2, 57–61. https://doi.org/10.61994/cdcs.v2i1.97
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.