Abstract
Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Namun, pembelajaran Al-Qur'an sering kali menghadapi tantangan dalam menciptakan pengalaman belajar yang optimal dan menyenangkan. Pendekatan neuroedukasi, yang mengintegrasikan prinsip-prinsip neurosains dalam pendidikan, menawarkan potensi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran Al-Qur'an berbasis neuroedukasi dalam konteks pendidikan Islam untuk anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian meliputi guru pendidikan Islam dan orang tua yang memahami penerapan neuroedukasi. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan strategi yang efektif dalam pembelajaran Al-Qur'an berbasis neuroedukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan neuroedukasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkuat pemahaman terhadap materi Al-Qur'an, dan mendukung perkembangan emosional serta sosial anak. Guru yang menerapkan strategi ini cenderung menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan otak anak. Kesimpulannya, integrasi neuroedukasi dalam pendidikan Islam memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur'an. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi pendidik untuk memahami prinsip-prinsip neuroedukasi dan penerapannya dalam pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam.
Cite
CITATION STYLE
Khairanis, R., & Aldi, M. (2025). Pendidikan Islam Berbasis Neuroedukasi: Strategi Pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Masyarakat Multikultural, 3(1), 41–50. https://doi.org/10.57152/batik.v3i1.2001
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.