Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penerapan akuntansi manajemen lingkungan terhadap nilai perusahaan di Banten. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terletak di Banten periode 2019-2020, sebanyak 2.579 perusahaan. Penentuan sampel dipilih berdasarkan kriteria purposive sampling dengan metode kuantitatif pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari jawaban atas pertanyaan melalui kuesioner yang diberikan kepada responden dan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Dengan menggunakan regresi linier berganda sebagai metode penelitian diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh negatif signifikan antara aspek transportasi terhadap nilai perusahaan. Selanjutnya, ditemukan juga hasil aspek lain-lain berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, terdapat empat aspek dari proksi penerapan akuntansi manajemen lingkungan yang terdiri atas aspek material input, aspek non product output, aspek kepatuhan dan aspek asesmen pemasok yang memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Terakhir, untuk aspek mekanisme pengaduan lingkungan memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Teori agensi dan teori signaling berhasil diterapkan pada penelitian ini, variabel penerapan akuntansi manajemen lingkungan yang direpresentasikan melalui aspek material input, aspek non product output, aspek kepatuhan, aspek transportasi, aspek lain-lain, asesmen pemasok dan mekanisme pengaduan lingkungan terbukti secara simultan mempengaruhi nilai perusahaan.
Cite
CITATION STYLE
Effendi, B. (2021). Nilai Perusahaan: Kontribusi Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan Pada Perusahaan Industri Manufaktur di Banten. JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN, 6(1), 125. https://doi.org/10.51211/joia.v6i1.1495
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.