Abstract
Daging buah kelapa merupakan bagian yang paling banyak diolah menjadi santan, minyak klentik, dan kopra. Pengolahan hilir seperti VCO menjadi peluang dalam peningkatan nilai ekonomi petani kelapa. VCO banyak mengandung asam lemak tidak jenuh dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui mutu dan aktifitas antioksidan dari VCO serta melihat kelayakan ekonomi untuk dijadikan usaha. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu pembuatan VCO secara fermentasi menggunakan penambahan starter Saccharomyces cerevisiae sebanyak 1 gram, 2 gram, dan 3 gram. Kemudian dihitung rendemen, dan pengujian aktifitas antioksidan, organoleptik warna, rasa, dan aroma. Kemudian tahap kedua dihitung fnansial dari usaha VCO. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara Deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan adalah Produksi minyak kelapa murni (VCO) menguntungkan untuk dijadikan usaha, akan mencapai BEP ketika sudah menjual 13 botol atau mendapatkan sebanyak Rp 312.918. Setiap rupiah yang dikeluarkan akan diperoleh hasil penjualan sebesar 4,79 dengan keuntungan per satu kali produksi Rp 1.187.082, sehingga usaha VCO ini layak untuk dikembangkan. Fermentasi VCO yang sesuai SNI 7381:2008 adalah penambahan ragi roti 1, 2 dan 3 gram. Tetapi rendemen dan aroma yang tinggi terdapat pada penambahan ragi 2 gram
Cite
CITATION STYLE
Undadraja Bigi, B., & Rini Hartari, W. (2023). Analisis Mutu dan Finansial Virgin Coconut Oil (VCO) Dengan Metode Fermentasi Saccharomyces Cerevisiae. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(4), 525–532. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i4.3040
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.