Abstract
Keterampilan gerak dasar merupakan predictor keberhasilan dalam beraktivitas fisik. Keterampilan gerak dasar merupakan prediktor keberhasilan dalam beraktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan keterampilan gerak dasar siswa berdasarkan kelompok usia. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Keterampilan gerak dasar dievaluasi menggunakan instrument TGMD-2. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas 1, 2 dan 3 di Sumatera Barat yang ditentukan secara purposive dengan rincian (N=240; laki-laki =120 dan perempuan =120). Data dianalisis menggunakan program IBM SPSS statistic versi 25. Diperoleh rata-rata Gross Motor Quotients (M=81,99, SD=10.1) dan cenderung menurun seiring bertambah usia. Rata-rata Gross Motor Quotiens kelompok usia 7 tahun (M=84,96 SD=7.5), kelompok usia 8 tahun (M=82,15 SD=9.9) dan kelompok usia 9 tahun (M=78,85 SD=11.6). Hasil uji ANOVA satu jalur antara kelompok usia menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata GMQ siswa (p value<0,05). Secara umum keterampilan gerak dasar siswa tergolong di bawah rata-rata, siswa laki-laki lebih unggul dibandingkan siswa perempuan pada semua kelompok usia.
Cite
CITATION STYLE
Oktarifaldi, O., Marta, I. A., Nugroho, A. W., Hardi, V. J., & Utomo, S. (2024). Keterampilan Gerak Dasar Kelompok Usia 7 sampai 9 Tahun siswa Sekolah Dasar. Jendela Olahraga, 9(1), 10–23. https://doi.org/10.26877/jo.v9i1.17646
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.