partisipasi ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah di kelurahan babakan sari kecamatan kiaracondong kota bandung

  • Al Ghifary G
  • Hani U
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini berjudul “Partisipasi Ibu Rumah Tangga Dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung”. Kelurahan Babakan Sari ini adalah salah satu Kelurahan yang ada di Kecamatan Kiaracondong dengan luas lahan 88,1 Ha, dan menjadi kelurahan yang cukup padat penduduk, dengan kepadatan sebesar 44.516 jiwa. Kepadatan penduduk disuatu wilayah menjadikan populasi pengeluaran sampah menjadi meningkat di daerah tersebut, sampah rumah tangga menjadi salah satu pemasok sampah terbanyak di Kota Bandung. Kondisi penumpukan sampah yang masih terus meningkat setiap harinya mengharuskan berbagai tindakan lainnya perlu segera dilakukan, mengingat jumlah sampah yang tidak seimbang dengan pengelolaan sampah yang ada akan menyebabkan terjadinya pencemaran dan juga perusakan lingkungan, oleh sebab itu pemerintah kota bandung mengharuskan setiap daerah tempat tinggal masyarakat untuk dapat mengelola sampah sendiri sebelum dibuang ke TPS, Pemerintah mengharuskan dari setiap kelurahan untuk punyai pengelolaan sampah seperti bank sampah, rumah maggot, dan pengelolaan sampah lainya. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam pengelolaan sampah ini dikarenakan masyarakat yang nantinya berperan aktif dalam pengelolaan sampah yang sudah diwajibkan oleh pemerintah Kota Bandung. Ibu rumah tangga menjadi pemeran utama dalam pengelolaan sampah sektor rumah tangga dikarenakan ibu rumah tangga lebih tahu sampah yang ada di lingkungan, dan dapat berperan aktif dalam pengelolaan sampah. Mengingat masih banyaknya ibu rumah tangga yang tidak melakukan pengelolaan sampah di rumahnya menjadikan masalah untuk pemerintah Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pemilihan informan dengan teknik purposive sampling, dengan menggunakan pengumpulan data (1) Observasi, (2) Wawancara mendalam dan (3) Studi dokumen. Jumlah informan yaitu informan kunci yang terdiri dari ibu rumah tangga sebanyak 5 orang, dan informan sekundernya terdiri dari 2 orang yaitu pihak Kelurahan dan Pihak Bank Sampah. Hasil penelitian ini peneliti menemukan informasi terkait partisipasi ibu rumah tangga dalam melakukan pengelolaan sampah. Terdapat faktor pendukung eksternal dan internal terhadap partisipasi ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah, seperti terdapatnya perkumpulan masyarakat peduli lingkungan, adanya dukungan dari lembaga masyarakat terkait, dan adanya timbal balik dirasakan seperti mendapatkan tabungan dalam melakukan pengelolaan sampah di Bank Sampah, selain itu juga adanya faktor penghambat internal dan eksternal yang dirasakan oleh ibu rumah tangga dalam melakukan pengelolaan sampah diantaranya faktor penghambat yang timbul dari keluarga, dan kurangnya inisiator dalam pengelolaan sampah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Ghifary, G. F., & Hani, U. (2024). partisipasi ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah di kelurahan babakan sari kecamatan kiaracondong kota bandung. Jurnal Ilmiah Perlindungan Dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos), 6(2), 11–24. https://doi.org/10.31595/lindayasos.v6i2.1225

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free