Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menjamurnya program tahfidz di berbagai sekolah, khususnya madrasah yang mana para siswa di sana berasal dari berbagai macam budaya yang berbeda. Keragaman budaya tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya, perbedaan lingkungan tumbuh kembang siswa memicu munculnya prasangka-prasangka yang menjurus pada terhambatnya proes belajar, pencapaian yang kurang maksimal bahkan tekanan mental yang dialami siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode dekriptif pengembangan (research and development) yang diarahkan sebagai a proces used to develop and validate educatioonal product (Borg dan Gall, 1989). Produk penelitian ini adalah program bimbingan dan konseling pribadi sosial untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah Sewon Bantul yang memberlakukan kurikulum Tahfidz berjenjang. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan dan konseling pribadi sosial secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa terhadap kurikulum Tahfidz. Artinya, program yang disusun telah mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran serta memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh siswa. Kata Kunci: Penyesuaian diri, Keragaman Budaya, Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial
Cite
CITATION STYLE
Estuningrum, & Nurjannah, N. (2023). Konseling untuk Meningkatkan Efikasi diri Siswa SMA Muhammadiyah Sewon dalam Menghafalkan Al-Qur’an. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 9(2), 70–88. https://doi.org/10.47435/mimbar.v9i2.2056
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.