Abstract
Status gizi balita dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain: tingkat pendidikan ibu,pendapatan keluarga, pengetahuan, lingkungan keluarga, penyakit penyerta, konsumsi zat gizi, polaasuh, jumlah anggota keluarga, sosial budaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Prabumulih Timur. Jenispenelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel padapenelitian ini adalah 91 responden yang di ambil dengan tehnik acicdental sampling, kemudiandilakukan wawancara dan pengisian kuesioner oleh orang tua lalu di lakukan pengukuran statusgizi dengan antropometri BB/U dan di bandingkan dengan nilai Z-score WHO_NCHS. Analisisdata di lakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan secara statistik bermakna dengan status gizi balitayang berhubungan adalah pendidikan orang tua (p-value = 0.044), pendapatan keluarga (p-value =0,043), pengetahuan orang tua (p-value = 0,043) dan lingkungan keluarga (p-value = 0,018).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ke empat faktor yaitu pendidikan orang tua,pendapatan orang tua, pengetahuan orang tua dan lingkungan keluarga memiliki hubunganbermakna dengan status gizi balita di Puskesmas Prabumulih Timur. Diharapkan bagi petugasuntuk meningkatkan monitoring secara berkala dan memberikan penyuluhan tentang status gizibalita dan pentingnya memperhatikan kesehatan balita.
Cite
CITATION STYLE
Afdhal, F., & Arsi, R. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Prabumulih Timur Tahun 2022. JURNAL KESEHATAN TERAPAN, 10(1), 82–95. https://doi.org/10.54816/jk.v10i1.593
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.