Pengaruh Beda Potensial dan Waktu Elektrooksidasi-Elektrokoagulasi Dalam Penentuan Kandungan BOD, COD, dan TSS Limbah Cair Industri Tekstil Menggunakan Elektroda C-Fe dengan Sistem Semi Kontinyu

  • Ramadhani E
  • Widayatno T
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Industri tekstil merupakan suatu industri yang menghasilkan pakaian jadi, setengah jadi maupun benang yang digunakan untuk membuat kain. Dalam pelaksanaan produksinya industri tekstil memanfaatkan banyak bahan kimia dan air. Limbah cair batik merupakan salah satu limbah yang dihasilkan oleh industri tekstil. Metode eletrooksidasi dan elektrokoagulasi merupakan metode yang sering digunakan dalam pengolahan limbah, kemudian penelitian ini dilakukan dengan menggabungkan kedua metode tersebut untuk mengetahui efektivitas penurunan kandungan organik pada limbah cair batik. Dalam penelitian digunakan variasi yang terdiri dari beda potensial (6, 11, 16 dan 21) volt, dan waktu elektrooksidasi-elektrokoagulasi 5 dan 20 menit. Metode ini dapat menurunkan kadar BOD dari 1479,9 mg/L menjadi 243,9 mg/L, dan menurunkan kadar COD dari 827,2 mg/L menjadi 177,6 mg/L. berdasarkan hasil tersebut metode elektrooksidasi-elektrokoagulasi efektif digunakan dalam pengolahan limbah cair batik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramadhani, E. P., & Widayatno, T. (2022). Pengaruh Beda Potensial dan Waktu Elektrooksidasi-Elektrokoagulasi Dalam Penentuan Kandungan BOD, COD, dan TSS Limbah Cair Industri Tekstil Menggunakan Elektroda C-Fe dengan Sistem Semi Kontinyu. Jurnal Teknologi, 9(2), 12–22. https://doi.org/10.31479/jtek.v9i2.134

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free