Efektivitas Biofiltrasi Untuk Pengolahan Air Limbah Domestik di Indonesia

  • Shabrina H
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengolahan air limbah domestik di Indonesia masih menghadapi tantangan karena rendahnya cakupan sistem pengolahan terpusat, sehingga diperlukan teknologi terdesentralisasi yang sederhana dan efektif. Salah satu alternatif yang banyak dikaji adalah biofilter, yang bekerja dengan memanfaatkan biofilm mikroorganisme pada media berpori untuk mendegradasi polutan organik dan melakukan nitrifikasi amonia. Penelitian ini bertujuan untuk mereview berbagai penelitian periode 2015–2025 yang mengkaji penerapan biofilter skala laboratorium, komunal, dan industri di Indonesia dengan variasi media seperti batu apung, kerikil, karang jahe, sarang tawon, bioball, dan plastik PET daur ulang.  Hasil telaah menunjukkan bahwa biofilter mampu menurunkan BOD?, COD, dan TSS dengan efisiensi rata-rata 70–90%, serta menurunkan amoniak hingga >80% sehingga efluen memenuhi baku mutu Permen LHK No. 68/2016. Sistem biofilter kombinasi anaerob–aerob dilaporkan memberikan kinerja paling stabil, karena tahap anaerob mengurangi beban organik dan lumpur, sedangkan tahap aerob menyelesaikan oksidasi dan nitrifikasi. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja meliputi luas permukaan media, waktu tinggal hidrolik (10–36 jam), kadar oksigen terlarut, pH, dan suhu operasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Shabrina, H. M. (2025). Efektivitas Biofiltrasi Untuk Pengolahan Air Limbah Domestik di Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(10), 1969–1977. https://doi.org/10.59141/cerdika.v5i10.2892

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free