Pola Asuh Orang Tua Otoriter dengan Kemampuan Activities Of Daily Living (ADL) pada Anak Retardasi Mental Usia 6-12 Tahun di SLB Yayasan Putra Asih Kediri Tahun 2018

  • Katmini K
  • Syakur A
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada hubungan pola asuh orang tua otoriter dengan kemampuan Activities Of Daily Living (ADL) pada anak retardasi mental usia 6-12 tahun. Studi Analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah sampel 30 orang tua yang mempunyai anak retardasi mental usia 6-12 tahun, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi, Analisis dengan uji rank spearman. Hasil analisis dapat diperoleh data uji rank spearman dengan nilai sig (2-tailed) atau p = 0,000 dan taraf kesalahan atau =0,05, jadi p < 0,05 .Hasil penelitian besar responden memiliki pola asuh tidak otoriter yaitu sebanyak 24 responden (80%) dan hampir seluruh anak retardasi mental usia 6-12 tahun tidak mampu melakukan kemampuan ADL. Pola asuh otoriter pada orang tua berpengaruh terhadap anak ADL yang diterapkan pada anak sejak dini dapat meningkatkan kemandirian anak, khususnya pada anak retardasi mental.

Cite

CITATION STYLE

APA

Katmini, K., & Syakur, A. (2020). Pola Asuh Orang Tua Otoriter dengan Kemampuan Activities Of Daily Living (ADL) pada Anak Retardasi Mental Usia 6-12 Tahun di SLB Yayasan Putra Asih Kediri Tahun 2018. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 5(1), 163. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i1.444

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free