Penentuan Lokasi-lokasi Prioritas Pengembangan Pertanian di Kabupaten Bangkalan melalui Analisis Kuadran atas Variabel Luas Lahan, Produktivitas Lahan, Jaringan Irigasi, dan Indeks Pertanaman

  • Karyadinata C
  • Pomi A
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sektor pertanian menjadi salah satu sektor penyumbang nilai tambah yang besar bagi perekonomian Indonesia. Penetapan kebijakan-kebijakan pertanian dapat dilakukan apabila data- data yang diperlukan telah tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui desa-desa di Kabupaten Bangkalan yang dapat dijadikan lokasi prioritas pengembangan pertanian berdasarkan luas lahan pertanian yang tersedia, produktivitas lahan, jaringan irigasi yang tersedia, dan indeks pertanaman. Hasil analisis kuadran dengan perbandingan antara luas lahan dengan produktivitas, perbandingan antara luas lahan dengan jaringan irigasi, kuadran perbandingan antara luas lahan dengan indeks pertanaman dapat diketahui bahwa terdapat 27 desa yang terbagi 8 kecamatan yang termasuk dalam daerah super prioritas untuk pengembangan pertanian, terdapat 81 desa yang terbagi dalam 17 kecamatan yang termasuk dalam daerah prioritas untuk pengembangan pertanian. Terdapat 16 desa yang terbagi dalam 6 kecamatan yang termasuk dalam daerah kurang prioritas untuk pengembangan pertanian, dan terdapat 135 desa yang terbagi dalam 17 kecamatan yang termasuk dalam daerah tidak prioritas untuk pengembangan pertanian

Cite

CITATION STYLE

APA

Karyadinata, C., & Pomi, A. P. (2023). Penentuan Lokasi-lokasi Prioritas Pengembangan Pertanian di Kabupaten Bangkalan melalui Analisis Kuadran atas Variabel Luas Lahan, Produktivitas Lahan, Jaringan Irigasi, dan Indeks Pertanaman. Parjhuga : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Daerah, 1(2), 79–93. https://doi.org/10.60128/parjhuga.v1i2.11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free