TASAWUF MELAYU NUSANTARA

  • Kuswandi D
  • Sulistiyo R
  • Syawaludin M
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan dunia saat ini dipengaruhi oleh globalisasi atau peradaban dunia. Sejak abad ke-19 Indonesia juga sudah mulai mengenal dunia luar, ditandai dengan perdagangan dan industri luar negeri yang masuk ke dalam wilayah Nusantara. Globalisasi sudah mengakar pada diri Nusantara sejak dahulu, bahkan budaya Nusantara juga terkena dampak globalisasi baik itu yang positif maupun negatif. Budaya tasawuf yang sudah ada di Nusantara sejak masa wali berdakwah juga dewasa ini sudah mendapatkan pembaharuan di bidang teknologi dan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis arah gerak globalisasi dan pengaruhnya terhadap budaya tasawuf Nusantara sebagai budaya yang mengakar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan studi literatur. Data yang didapatkan oleh penulis akan direduksi dan ditarik kesimpulan dari data yang relevan dengan penelitian saat ini. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa globalisasi telah mengadopsi sistem global di Indonesia secara menyeluruh di semua bidang. Tasawuf modern adalah hasil nyata dari modernisasi budaya dimana ajaran tasawuf diimplementasikan pada abad modern tanpa mengurangi atau menambahkan konsep tetapi lebih kepada pembaharuan kondisi sesuai dengan zaman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kuswandi, D., Sulistiyo, R., & Syawaludin, M. (2023). TASAWUF MELAYU NUSANTARA. Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 20(1), 55–67. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v20i1.23689

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free