Abstract
Eco green concrete muncul sebagai solusi beton ramah lingkungan yang dibuat menggunakan limbah atau bahan sisa dari berbagai industri. Salah satunya berupa penggantian agregat penyusun beton dengan material yang tidak merusak lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan inovasi Eco Green Concrete dengan campuran Submerged Arc Welding (SAW) yang merupakan sisa hasil dari proses pengelasan baja, limbah beton, limbah keramik yang disubstitusikan pada agregat kasar dan limbah karet yang juga di substitusikan terhadap agregat halus dengan persentase limbah SAW 20%, limbah beton 20%, limbah keramik 10%, dan limbah karet 8%. Tujuan dilakukan penelitian inovasi Eco Green Concrete adalah untuk mengetahui kuat tekan beton dan diharapkan akan berpengaruh pada estimasi biaya proyek yang lebih ekonomis namun mutu beton yang digunakan tetap berkualitas dan ramah lingkungan. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat benda uji beton yang diuji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, uji kuat tarik belah umur 28 hari dan uji lentur 28 hari. Berdasarkan pengujian kuat tekan diperoleh hasil uji kuat tekan umur 28 hari beton tanpa inovasi sebesar 34,74 Mpa dan beton inovasi 33,92 Mpa. Hasil pengujian kuat tarik belah beton tanpa inovasi sebesar 3,87 Mpa dan beton inovasi 3,95 Mpa. Hasil pengujian kuat lentur beton tanpa inovasi sebesar 4,83 Mpa dan beton inovasi sebesar 5,22 Mpa. Kata kunci : beton, limbah, substitusi
Cite
CITATION STYLE
Tiyani, L., Amalia, Sukarman, Nursin, A., & Riyadi, M. (2024). INOVASI ECO GREEN CONCRETE DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH SAW, LIMBAH BETON, LIMBAH KERAMIK, DAN LIMBAH KARET SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT. Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan, 11(1). https://doi.org/10.33197/jitter.vol11.iss1.2024.2327
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.