Hubungan Potensi Nyeri Nosiseptif dan Neuropati Dengan Usia Kehamilan Pada Ibu Hamil

  • Puspitasari W
  • Multazam A
  • Marufa S
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan fisiologis selama kehamilan dapat menyebabkan keluhan neurologi, seperti nyeri. Nyeri seringkali menjadi keluhan selama kehamilan. Nyeri nosiseptif dapat muncul karena stimulasi yang kuat dan singkat namun tidak menimbulkan kerusakan jaringan. Nyeri neuropati perifer adalah kondisi medis yang disebabkan kerusakan pada sistem saraf. Kerusakan ini mengakibatkan gangguan dalam transmisi sinyal antara sistem saraf pusat dan saraf tepi. Kompresi saraf merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan neuropati perifer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi nyeri nosiseptif dan nyeri neuropati perifer pada ibu hamil berdasarkan usia kehamilannya. Penelitian ini termasuk penelitian berbasis kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sebanyak 22 ibu hamil dari trimester I, II, dan III yang menjadi partisipan dalam penelitian ini. Kuesioner Douleur Neuropathique en 4 Questions (DN4) digunakan untuk menilai resiko nyeri neuropati, diikuti dengan analisa data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil uji dengan uji korelasi pearson’s, terdapat korelasi yang signifikan antara kejadian nyeri dan usia kehamilan (p= 0,000; r= 0,768). Temuan ini menunjukkan bahwa adanya potensi nyeri nosiseptif dan nyeri neuropati perifer pada ibu hamil berdasarkan usia kehamilan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Puspitasari, W., Multazam, A., & Marufa, S. A. (2024). Hubungan Potensi Nyeri Nosiseptif dan Neuropati Dengan Usia Kehamilan Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(6), 1159–1164. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i6.15462

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free