Perilaku Antisosial: Faktor Penyebab dan Alternatif Pengentasannya

  • Sari D
  • Fadhilah S
  • Susilo A
N/ACitations
Citations of this article
201Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract: This study aims to (1) describe the form of antisocial behaviour in Junior High School; (2) Formulate the factors that cause antisocial behaviour in these students; (3) Formulate alternatives to overcome antisocial behaviour in these students. This research uses a case study method with a qualitative approach. The subjects of this study were three students of junior high school who performed antisocial behaviour. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The data were analysed through three steps: data reduction, data presentation, and then conclusions. The results showed that the dominant antisocial behaviour that appeared in students were violating school rules, physically attacking friends, destroying school facilities and other people's belongings, and taking actions to withdraw from the environment. Factors that influence antisocial behaviour are personal, family factors, school-related factors, and social factors. In contrast, the alternative for antisocial coping is through repeated coaching by counselor, counselling, classical guidance via video, support from friends, counselor collaborating with parents, homeroom teachers, class teachers, and related parties use of the reward method and punishment. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bentuk perilaku antisosial di SMP; (2) Merumuskan  faktor-faktor penyebab perilaku antisosial pada peserta didik tersebut; (3) Merumuskan alternatif pengatasan perilaku antisosial pada peserta didik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu tiga peserta didik SMP yang melakukan perilaku antisosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, serta  dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku antisosial yang dominan muncul pada peserta didik adalah melanggar peraturan di sekolah, melakukan penyerangan fisik terhadap teman, melakukan pengerusakan fasilitas sekolah maupun barang orang lain, melakukan tindakan menarik diri dari lingkungan. Faktor yang mempengaruhi perilaku antisosial tersebut yaitu faktor pribadi, faktor keluarga, faktor berkaitan dengan sekolah, dan faktor sosial. Sedangkan alternatif pengatasan antisosial yaitu melalui  pembinaan berulang kali oleh guru BK, konseling, bimbingan klasikal melalui video, dukungan dari teman-teman, guru BK berkolaborasi dengan orang tua, wali kelas, guru kelas, dan pihak yang terkait, serta penggunaan metode rewards dan punishment.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, D. Y., Fadhilah, S. S., & Susilo, A. T. (2022). Perilaku Antisosial: Faktor Penyebab dan Alternatif Pengentasannya. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling, 3(1), 1. https://doi.org/10.20961/jpk.v3i1.28028

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free