Berteologi Advokasi: Keadilan Kepala Desa Dalam Pengambilan Keputusan

  • Saranga’ G
  • Sarira N
  • Tandirerung K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keputusan yang tidak dipertimbangkan dengan adil dapat mengakibatkan kerugian terhadap perusahaan dan kelembagaan. Hal tersebut sering terjadi dalam lembaga pemerintahan di Indonesia. Untuk itu, penulis dengan penuh rasa empati melakukan penelitian dengan tujuan untuk menemukan konsep yang harus dilakukan oleh para pelajar teologi dalam beradvokasi guna merespons permasalahan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya di Desa Tondok Rante. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Studi kepustakaan yang digunakan oleh penulis melibatkan literatur-literatur terpercaya. Lokasi penelitian berfokus pada Desa Tondok Rante, Luwu Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemegang kuasa di wilayah tersebut belum mampu memberikan pengaruh yang positif di tengah masyarakat, sehingga pembangunan menjadi terhambat. Oleh karena itu, berdasarkan studi analisis dan wawancara, diperlukan dialog yang lebih intensif antara pemerintah dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan gereja untuk mencapai kesepahaman. Selain itu, perlu juga adanya struktur pemerintahan yang realistis dan terarah demi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat setempat. Penelitian ini merekomendasikan strategi advokasi yang berbasis nilai keadilan untuk memperkuat peran pemangku kebijakan dalam pengambilan keputusan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan publik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saranga’, G., Sarira, N., Tandirerung, K. M., & Rangka, R. (2024). Berteologi Advokasi: Keadilan Kepala Desa Dalam Pengambilan Keputusan. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 4(11), 438–445. https://doi.org/10.56393/intheos.v4i11.2534

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free