Eksistensi Media Sosial dalam Menumbuhkan Keterampilan Membaca Kritis pada Kalangan Mahasiswa

  • Wardani O
  • Arsant2 M
  • Azizah A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peran media sosial saat ini sebagai agen perubahan serta pembaharuaan dalam berkumikasi yang efektif dan efisien. Prosentase masyarakat sebagai pengguna aktif sebesar 49% dari populasi masyarakat Indonesia. Masyarakat menggunakan media sosial secara masif, tujuan penelitian an ini memiliki tujuan mengetahui seberapa besar eksistensi media sosial dalam menumbuhkan membaca kritis pada kalangan mahasiswa. Masalah dalam penelitian ini ialah eksistensi media sosial dalam menumbuhkan membaca kritis pada kalangan mahasiswa. Metode penelitian ini ialah kualitatif. Data dan sumber data berupa kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa Unissula. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kualitatif. Analisis data menggunakan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa responden sering membuka media sosial sebanyak 75% dan pilihan sangat sering sebanyak 25%. Tema yang digemari oleh responden dalam mengakses media sosial ialah tema hiburan dengan presentasi 50%. Eksistensi media sosial di kaloangan mahasiswa masih tinggi. Hal tersebut dapat dimanfaatkan dalam menumbuhkan keterampilan membaca kritis mahasiswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wardani, O. P., Arsant2, M., Azizah, A., & Setiana, L. N. (2022). Eksistensi Media Sosial dalam Menumbuhkan Keterampilan Membaca Kritis pada Kalangan Mahasiswa. Jurnal Sastra Indonesia, 11(3), 196–200. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i3.61413

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free