Abstract
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendapatan Asli Daerah, komunkasi dan Belanja modal, secara bersama-sama dan parsial terhadap Pemberian Insentif. Variabel penelitian yaitu Pendapatan Asli Daerah (X1), Dana alokasi umum (X2), Belanja modal (X3), dan Tingkat Kemandirian Keuangan (Y). Metode pengumpulan data melalui survei dan mengedarkan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah Uji asumsi klasik dan Estimasi Regresi Model Data Panel, maka berdasarkan uji parsial (Uji t) diperoleh: (a) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan. (b) Dana alokasi umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan. (c) Belanja modal positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan . Kemudian berdasarkan uji hipotesis secara bersama-sama (Uji F) dapat diketahui bahwa Pendapatan Asli Daerah, Dana alokasi umum dan Belanja modal, berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan. Akhirnya tim penulis menyarankan agar pihak Daerah Pemerintahan Kabupaten Dan Kota Se Provinsi Sumatera Barat dapat memperhatikan dan meningkatkan dalam hal Pendapatan Asli Daerah, Dana alokasi umum dan Belanja modal, terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan agar dapat meningkatkan Tingkat Kemandirian Keuangan
Cite
CITATION STYLE
Bella, S. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum Dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. Jurnal Syntax Transformation, 3(05), 675–683. https://doi.org/10.46799/jst.v3i5.562
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.