INJURY PERAWAT PADA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DALAM PELAYANAN COVID-19

  • Urrahman D
  • PMM S
  • Aziz A
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Alat Pelindung Diri (APD) menjadi salah satu keharusan yang harusdigunakan perawat dalam melayani pasien selama masa pandemic covid-19. Namun sayangnyaAPD yang digunakan dalam waktu jangka panjang menimbulkan cedera. Hal ini dapatmengakibatkan penurunan kinerja bahkan mengancam keselamatan perawatan.Tujuan: Menganalisis kejadian injury perawat pada penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam pelayanan covid-19.Metode: penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel sebanyak211 perawat diambil dengan tehnik snowball sampling. Analisa data menggunakan distribusifrekuensi, analisa bivariate menggunakan chi square dan analisa multivariat menggunakanregresi logistik.Hasil: Sebagian besar perawat dalam pemakaian APD selama pelayanan Covid-19 mengalamidengan jumlah 130 orang (61,6%) dengan cedera tertinggi adalah lecet pada hidung yaitu 112orang (86%). Selanjutnya, terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan injury padapenggunaan APD jangka panjang (p=0,000) dan terdapat hubungan yang bermakna antaratempat kerja dengan injury pada penggunaan APD jangka panjang (p=0,000). Variabel usiamenjadi prediktor kejadian injury perawat dalam pemakaian APD jangka panjang dengan nilaip=0,000 dan Wald=29,029. Kesimpulan: Terdapat kejadian injury perawat dalam pengguanaan Alat pelindung Diri (APD)jangka panjang dalam pelayanan Covid-19 dengan cedera tertinggi yaitu lecet hidung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Urrahman, D., PMM, S. E., & Aziz, A. (2021). INJURY PERAWAT PADA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DALAM PELAYANAN COVID-19. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 9(1), 91–103. https://doi.org/10.36577/jkkh.v9i1.453

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free