Konsep Keluarga Sakinah Perspektif Fiqih Muanakahat dan Pandangan Pakar Psikologi Dadang Hawari

  • Zuhri A
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Allah SWT menciptakan makhluknya dengan berpasang-pasangan. Hidup berpasang-pasang adalah naluri semua makhluk allah termasuk manusia. Guna melahirkan generasi baru yang akan memakmurkan kehidupan di muka bumi ini, menikah merupakan jalan yang di syariatkan agama. Proses ini mempunyai dua aspek, yaitu aspek biologis agar manusia berketurunan, dan aspek efeksional agar manusia merasa tenang  dan tentram berdasarkan kasih sayang (security feeling). Insan-insan yang berada dalam rumah tangga itulah  yang kemudian di sebut keluarga. Keluarga yang diharapkan dalam ikatan perkawinan yang sah adalah keluarga sejahtera dan bahagia serta mendapat ridha dari Allah SWT. Penelitian ini hadir untuk Mendeskripsikan dan Menganalisis Konsep Keluarga Sakinah Perspektif Fiqih Munakahat. Untuk Mengetahui Analisis Pandangan Pakar Psikologi Dadang Hawari Terhadap Konsep Keluarga Sakinah. Penulis menggunakan metode penelitian Pustaka (Library Research), yang mana data yang digunakan adalah data primer berupa buku-buku karya Dadang Hawari dan buku-buku fiqih munakahat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zuhri, A. S. (2021). Konsep Keluarga Sakinah Perspektif Fiqih Muanakahat dan Pandangan Pakar Psikologi Dadang Hawari. Rechtenstudent, 2(3), 255–265. https://doi.org/10.35719/rch.v2i3.88

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free