Hubungan Spiritual Quotient dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa Kedokteran di Semarang

  • Irfandi N
  • Widayati R
  • Fuad W
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang Mahasiswa kedokteran merupakan salah satu jurusan favorit dimana mahasiswanya diperhadapkan dengan berbagai kendala yang relatif sulit untuk ditempuh, seperti banyak nya target akademik yang harus diselesaikan dan dituntut beradaptasi dari peralihan jenjang SMA ke perguruan tinggi yang tentu berbeda dari segi akademik, lalu lingkungan sosial yang membuat mahasiswa tertekan dan memicu terjadinya stres. Stres akan menimbulkan masalah bagi mahasiswa bila tidak dimanajemen dengan baik. Spiritual Quotient (SQ) merupakan salah satu faktor yang berperan dalam pengendalian stres. Mahasiswa yang memiliki Spiritual Quotient tinggi akan mampu mengendalikan stres. Metode Penelitian ini bersifat kuantitatif, observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari tingkat Spiritual Quotient dengan judul “kuesioner kecerdasan spiritual” dan tingkat stres dengan judul “kuesioner MSSQ” serta keduanya sudah melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji korelasi Rank Spearman. Sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat awal Fakultas Kedokteran Unimus angkatan 2021 sebanyak 115 dari 150 mahasiswa yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil Terdapat hubungan signifikan (p=0.001) dan korelasi yang kuat (r=0.568) antara hubungan Spiritual Quotient dengan tingkat stres pada Mahasiswa FK Unimus Angkatan 2021. Dengan sebagian mahasiswa memiliki Spiritual Quotient tinggi dalam keadaan stres sedang (55.7%), stres berat (3.5%) dan stres ringan (0.9%). Kesimpulan Semakin tinggi Spiritual Quotient yang dimiliki, maka semakin rendah tingkat stres yang dialami oleh mahasiswa tingkat awal angkatan 2021.

Cite

CITATION STYLE

APA

Irfandi, N. Y., Widayati, R., & Fuad, W. (2024). Hubungan Spiritual Quotient dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa Kedokteran di Semarang. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 7(2), 163–170. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2024.v7.163-170

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free