Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Tanaman Obat Keluarga Kecamatan Kota Sumenep

  • Kurniawan D
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pertanian tidak hanya dalam bidang perkebunan maupun holtikurtura tetapi juga tentang bidang biofarmaka atau tanaman kesehatan, biasanya tanaman ini dikenal dengan tanaman obat keluarga (TOGA). Seiring dengan perkembangan teknologi, ada beberapa solusi dalam mengatasi terbatasnya lahan pertanian tersebut salah satunya adalah dengan pemanfaatan lahan pekarangan. Kecamatan Kota Sumenep memiliki luas 27,83 km2 dan memiliki jumlah penduduk terbesar yakni sebanyak 79.365 jiwa (Kecamatan Kota Sumenep Dalam Angka, 2020) dengan angka kepadatan penduduknya adalah sebanyak 2.851 jiwa perkilometer persegi. Salah satu kelurahan yang terletak di pusat kota adalah Kelurahan Kepanjin (luas daerah 0,33 KM2 dengan jumlah penduduk 3443 jiwa) khususnya RT. 003/RW.001.  RT. 003/RW.001memiliki jarak rumah yang sangat padat, sehingga kemungkinan untuk pemanfaatan lahan cenderung adalah pekarangan. Walaupun rata-rata warganya memiliki pendidikan yang tinggi namun kesadaran terhadap pemanfaatan pekarangan untuk Toga sangat minim.  Kegiatan dilakukan pada tanggal 19 September 2021 dengan konsep membagikan 5 jenis tanaman (Jahe Merah, Jahe Emprit, Temu Ireng, Temulawak, dan Sambiloto) kepada 10 warga terpilih yang didampingi tokoh masyarakat setempat dan Ketua Rt. Selain itu tim juga memberikan motivasi dan penjelasan mengenai manfaat tanaman tersebut dan membagikan cara pengolahannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, D. T. (2023). Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Tanaman Obat Keluarga Kecamatan Kota Sumenep. Jurnal ABDIRAJA, 6(2), 75–79. https://doi.org/10.24929/adr.v6i2.2894

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free