Pengembangan Metode Pengajaran Tafsir Di Pesantren

  • Muhammad Sindy Anwar
  • Siti Patima
  • Clara Khairullah
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dengan menggunakan metode reflektif, artikel ini berusaha mengelaborasi metode pembelajaran tafsir dipondok pesantren. Pengembangan aspek metodologi pembelajaran tafsir di pondok pesantren, tampaknya etode munâzharah, yang paling tepat, karena metode ini dapat memunculkan pemikiran berani dan kritise terhadap sesuatu yang sudah dipandang baku, sehingga kreativitas dan inovasi akan berkembang denganc emerlang. Materi yang dikaji di pesantren antara lain adalah tafsir Alquran yang ditekstualkan pada kitabkitab klasik (kutub al-turâts) yang sekarang ini terintroduksi secara popular dengan sebutan kitab kuning. Dari kitab inilah, para santri menyerap dan menimba Ilmu agama untuk dikembangkan dan diaplikasikan dimasyarakat. Dengan berkembangnya kajian keilmuan modern dan pesatnya pertumbuhan Iptek dan ekonomiyang diiringi dengan berbagai problem sosial, pengembangan metode pengajaran dan kajian tafsir dipesantren harus diperbaharui dan disempurnakan, antara lain munâzharah. Dengan metode ini, pengajarantafsir dapat merangsang keterlibatan para santri secara aktif, baik secara intelektual maupun emosional, sehingga muncul ide-ide cemerlang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Sindy Anwar, Siti Patima, & Clara Khairullah. (2025). Pengembangan Metode Pengajaran Tafsir Di Pesantren. Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education, 2(2), 123–135. https://doi.org/10.61994/taqrib.v2i2.621

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free