Abstract
Ibu rumah tangga memiliki peran dan potensi yang sangat penting dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di Indonesia. Profesi ibu rumah tangga sering dianggap bukan merupakan suatu pekerjaan karena tidak mendapatkan penghasilan. Ibu rumah tangga banyak bergantung pada penghasilan suami dan tidak dapat melakukan kegiatan yang produktif secara ekonomi. Kondisi ini sedikit banyak menimbulkan kejenuhan secara psikologis bagi ibu rumah tangga. Usaha produktif ibu rumah tangga dapat dilakukan di rumah secara berkelompok dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar. Pemberdayaan ibu rumah tangga dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga dilakukan dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga yaitu kunir yang dapat dibudidayakan di lahan sekitar rumah dan buah jambe nom atau pinang muda. Mitra dalam program ini adalah ibu - ibu PKK Kelurahan Jember Lor. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan 5 tahapan dan metode, yaitu tahap identifikasi masalah, tahap analisis kebutuhan, tahap penyusunan program, tahap pelaksanaan program, dan tahap monitoring evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa 15 ibu PKK mampu melakukan teknik pengolahan jamu yang benar dan mampu memasarkan proudk jamu
Cite
CITATION STYLE
Yuliarti, N. C., & Dewi, S. R. (2020). Pelatihan Kewirausaan Jamu Jambe Nom Pada Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Jember Lor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 1(2), 61–64. https://doi.org/10.32528/jpmm.v1i2.3975
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.