Integrasi Nilai Keberlanjutan dan Keagamaan dalam Investasi Syariah: Kajian Konseptual dalam Kerangka Pasar Modal Syariah

  • Suparman
  • Vera Nopiyani
  • Dini Selasi
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This study explores the conceptual integration of sustainability principles and religious values within Islamic investment, emphasizing the intersection between Environmental, Social, and Governance (ESG) standards and the objectives of maqāṣid al-sharī‘ah. Through an extensive literature-based analysis, the research highlights how Islamic capital market instruments such as sharia-compliant equities, sukuk, and ESG-aligned Islamic funds embody ethical accountability while responding to the growing global demand for responsible finance. Empirical data from the development of Indonesia’s Islamic capital market, including the ISSI index, sharia market capitalization, and global sharia ESG fund performance, reveals strong structural potential for sustainable Islamic investment models. The findings demonstrate that sharia-based instruments offer moral alignment and competitive financial resilience in periods of economic uncertainty. Despite this progress, challenges remain, particularly regarding inconsistencies in ESG assessment methods, risks of symbolic compliance, and the need for deeper integration between sharia governance and sustainability reporting. This study underscores the importance of developing a unified ESG–maqāṣid framework and strengthening regulatory transparency to support the advancement of ethical, accountable, and sustainability-driven Islamic financial ecosystemsPenelitian ini mengkaji integrasi konseptual antara prinsip-prinsip keberlanjutan dan nilai-nilai agama dalam investasi Islam, dengan menekankan pada persimpangan antara standar Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dan tujuan maqāṣid al-sharī‘ah. Melalui analisis literatur yang komprehensif, penelitian ini menyoroti bagaimana instrumen pasar modal Islam seperti saham syariah, sukuk, dan dana Islam yang selaras dengan ESG mencerminkan akuntabilitas etis sambil merespons permintaan global yang semakin meningkat akan keuangan bertanggung jawab. Data empiris dari perkembangan pasar modal Islam Indonesia, termasuk indeks ISSI, kapitalisasi pasar syariah, dan kinerja dana syariah ESG global, menunjukkan potensi struktural yang kuat untuk model investasi Islam berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa instrumen berbasis syariah menawarkan keselarasan moral dan ketahanan finansial yang kompetitif dalam periode ketidakpastian ekonomi. Meskipun ada kemajuan ini, tantangan tetap ada, terutama terkait ketidakkonsistenan dalam metode penilaian ESG, risiko kepatuhan simbolis, dan kebutuhan akan integrasi yang lebih dalam antara tata kelola syariah dan pelaporan keberlanjutan. Studi ini menekankan pentingnya mengembangkan kerangka kerja ESG–maqāṣid yang terpadu dan memperkuat transparansi regulasi untuk mendukung kemajuan ekosistem keuangan Islam yang etis, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suparman, Vera Nopiyani, & Dini Selasi. (2025). Integrasi Nilai Keberlanjutan dan Keagamaan dalam Investasi Syariah: Kajian Konseptual dalam Kerangka Pasar Modal Syariah. Journal of Economics, Management, and Accounting, 1(2), 142–151. https://doi.org/10.65310/3xm79325

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free