Mendeteksi Tingkat Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HIS (Hue, Intensity, dan Saturation)

  • Syahfitri A
  • Ibnutama K
  • Suherdi D
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daging sapi merupakan salah satu komoditi peternakan yang menjadi andalan sumber protein hewani dan sangat menunjang untuk memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia. Daging sapi memiliki banyak kandungan bermanfaat bagi tubuh yakni protein, zat besi, selenium, zinc, vitamin B kompleks, dan juga omega 3. Umumnya sulit untuk membedakan daging sapi segar, tidak segar, dan busuk karena rentang warnanya tidak terlalu jauh sehingga dapat dengan mudah membuat terkecoh. Oleh karena itu dibutuhkan sistem untuk membedakan ruang warna tersebut dengan akurasi yang tinggi. Maka digunakanlah ruang warna HIS (Hue Saturation Intensity) untuk menentukan tingkat kesegaran daging sapi. Ruang warna HIS dipilih karena memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dari ruang warna RGB (Red Green Blue) dalam membedakan warna. Analisa tingkat kesegaran daging sapi menggunakan metode transformasi ruang warna HSI (Hue Saturation Intensity) dengan hasil persentase tingkat akurasi 88,8%, Sehingga dengan demikian hasil yang diharapkan dari analisa ini dapat mendeteksi kesegaran daging sapi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahfitri, A., Ibnutama, K., & Suherdi, D. (2023). Mendeteksi Tingkat Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HIS (Hue, Intensity, dan Saturation). Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD), 2(6), 923. https://doi.org/10.53513/jursi.v2i6.9040

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free