STRATEGI PEMBELAJARAN MULTILITERASI UNTUK MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH

  • Habibah R
  • Ruhimat T
  • Supriatna M
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan strategi pembelajaran multiliterasi berdasarkan profil berpikir kritis siswa kelas VIII di sekolah Madrasah Tsanawiyah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode studi analisis deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan instrumen berpikir kritis hasil pengembangan peneliti berdasarkan pertimbangan ahli. Hasil tes berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori cukup kritis artinya bahwa siswa dapat berpikir kritis namun masih belum optimal. Selain dari itu, terdapat juga siswa yang berada pada kategori kritis dan kurang kritis. Pengembangan strategi pembelajaran multiliterasi melalui rumusan hipotetik strategi pembelajaran multiliterasi terdiri dari rasional, deskripsi berpikir kritis, tujuan, asumsi, sintaks strategi pembelajaran multiliterasi serta evaluasi dan tindak lanjut. Adapun untuk instrumen berpikir kritis dikembangkan melalui pengkajian definisi konseptual, definisi operasional, kisi-kisi instrumen, pedoman skoring dan penafsiran serta terakhir angket berpikir kritis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Habibah, R. S., Ruhimat, T., & Supriatna, M. (2019). STRATEGI PEMBELAJARAN MULTILITERASI UNTUK MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH. Edusentris, 5(3), 155. https://doi.org/10.17509/edusentris.v5i3.302

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free