TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK PENATALAKSANAAN NYERI AKUT PASIEN GASTRITIS

  • Novitasari D
  • Aprilia E
N/ACitations
Citations of this article
355Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Suatu kondisi peradangan yang mengenai mukosa dinding lambung disebut dengan gastritis. Nyeri di epigastrium adalah gejala umum pada penderita gastritis. Relaksasi nafas dalam ditujukan guna mengurangi ketegangan otot, dan kecemasan untuk mencegah peningkatan rangsangan nyeri, sebagai salah satu metode penatalaksanaan nyeri. Tujuan dari studi ini guna mengetahui apakah teknik relaksasi berbasis nafas dalam dapat mengurangi nyeri pada pasien gastritis. Penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan sebagai metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan numerical rating scale (NRS) untuk menilai nyeri. Semua pasien gastritis diikutsertakan dalam populasi penelitian melalui metode simple random sampling. Satu pasien gastritis berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menemukan relaksasi yang mendalam mediasi penurunan skala ketidaknyamanan pasien dengan aturan hasil termasuk penyataan kesakitan, kegelisahan, kesulitan istirahat dan rintihan berkurang dari sedang menjadi kurang. Telah dibuktikan bahwa terapi relaksasi nafas dalam dapat mengurangi nyeri dengan menggunakan 15 kali sehari selama tiga hari, dengan istirahat setiap lima kali. Pasien tidak lagi mengeluh sakit dan menunjukkan penurunan nyeri dan kecemasan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Novitasari, D., & Aprilia, E. (2023). TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK PENATALAKSANAAN NYERI AKUT PASIEN GASTRITIS. Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD), 5(1), 40–48. https://doi.org/10.52841/jkd.v5i1.339

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free