Abstract
Pendidikan multiliterasi adalah layanan pendidikan yang menyelenggarakan pembelajaran bagi peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan keaksaraan dasar. Dalam pelaksanaan pendidikan multiliterasi bahan ajar menjadi peran sangat penting dalam mencapai ketercapaian pendidikan yang dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian yaitu di 4 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang berada di Kabupaten/Kota Provinsi Banten yang menjadi wilayah pengembangan PBL pendidikan multikeaksara pada satuan PNF. Dihasilkan bahwa peran bahan ajar berbasis potensi lokal sangat berperang penting dalam pengembangan profesi para peserta didik di masyarakat. Terdapat 3 komponen utama yang menjadi penilian yaitu kemampuan membaca, berhitung, menulis, dan bermata pencaharian/profesi potensi lokal. Dimana dihasilkan bahwa kebermanfaatan bahan ajar ini sangat baik mulai dari kemenarikan dan kemudahan panduan masing-masing mendapatkan presentase 63,3% dan 51,7%. Sehingga dapat dikatakan bahwa bahan ajar multikesaraan berbasis potensi lokal memang dapat meningkatkkan kemampuan merawat keberaksaraan lanjutan dan profesi peserta didik sesuai dengan potensi lokalnya di masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Sabighoot, Y. A., Suminar, U., & Hisyam, M. (2023). Peran Bahan Ajar Multikeaksaraan Berbasis Potensi Lokal dalam Meningkatkan Profesi Warga Belajar di Masyarakat. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 8(2), 51–59. https://doi.org/10.29407/pn.v8i2.19043
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.