Status Kandungan Logam Berat Perairan Pesisir Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe

  • Komarawidjaja W
  • Riyadi A
  • Garno Y
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kawasan pesisir Kota Lhokseumawe-Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Daerah Khusus Aceh, yang telah ditetapkan menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK), dan didalamnya akan beroperasi industri-industri baru. Dengan beroperasinya industri-industritersebut maka dimasa yang akan datang perairan pesisir Lhoksemawe-Aceh akan menjadi tujuan akhir dari berbagai limbah dari industri di KEK Lhokseumawe yang diantaranya mengandung logam berat. Dalam rangka mengetahui peningkatan konsentrasi logam berat dimasa mendatang diperlukan informasi kadungan logam berat saat ini. Untuk itulah maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui konsentrasi logam berat, seperti Air raksa (Hg), Cadmium (Cd), Tembaga (Cu), Timbal (Pb) dan Seng (Zn). Penelitian ini mengungkapkan bahwa selain Timbal (Pb), konsentrasi logam berat yang diteliti di perairan Louksemawe-Aceh Utara masih berada dibawah ambang batas baku mutu yang berlaku di wilayah Indonesia. Berkenaan dengan kualitas perairan yang cenderung memburuk tersebut, maka pengolahan limbah di setiap industri yang beroperasi di dalam KEK Lhokseumawe perlu dilakukandengan baik.  Kata kunci : Kawasan Pesisir, Kawasan Ekonomi Khusus, Perairan pesisir, logam berat

Cite

CITATION STYLE

APA

Komarawidjaja, W., Riyadi, A., & Garno, Y. S. (2017). Status Kandungan Logam Berat Perairan Pesisir Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 251. https://doi.org/10.29122/jtl.v18i2.2040

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free