Pemodelan Survival pada Kejadian Demam Berdarah Dengue di Surabaya Timur dengan Pendekatan Bayesian

  • Candrawengi N
  • Iriawan N
  • Irhamah I
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu penyakit yang paling sering dialami di Indonesia khususnya pada saat musim penghujan adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina. Untuk mengetahui laju kesembuhan pasien maka perlu diketahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis survival. Analisis survival merupakan analisis mengenai data yang diperoleh dari catatan waktu yang dicapai suatu objek sampai terjadinya event. Dalam penelitian ini event yang digunakan adalah waktu hingga sembuh (lama rawat inap) pasien. Analisis Bayesian memperlakukan semua parameter yang tidak diketahui sebagai variabel random dan memiliki distribusi. Dalam mengestimasi parameter digunakan pendekatan bayesian untuk mengatasi kasus jumlah data terbatas karena pada bayesian menggunakan estimasi dengan mempertimbangkan distribusi prior. Digunakan dua macam distribusi yang berbeda untuk memodelkan survival untuk kasus demam berdarah dengue. Distribusi yang digunakan adalah distribusi Generalized Gamma dan Weibull. Model yang terbaik yang ditunjukkan dengan nilai WAIC terkecil adalah model survival dengan menggunakan distribusi Weibull.

Cite

CITATION STYLE

APA

Candrawengi, N. L. P. I., Iriawan, N., & Irhamah, I. (2020). Pemodelan Survival pada Kejadian Demam Berdarah Dengue di Surabaya Timur dengan Pendekatan Bayesian. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 9(1). https://doi.org/10.12962/j23373520.v9i1.50505

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free