Abstract
Pada dasarnya olahraga adalah kebutuhan bagi setiap manusia didalam kehidupan, supaya kondisi fisik dan kesehatannya tetap terjaga. Olahraga merupakan suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana, yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Theory of Planned Behavior (TPB) dapat digunakan untuk memprediksi dan memahami niat orang untuk melakukan atau terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk olahraga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan prediksi sikap terhadap perilaku, normatif subjektif, dan persepsi kontrol perilaku, terhadap intensi olahraga pada remaja DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan Theory of Planned Behavior (TBP) dengan malalui google form dengan melibatkan 136 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan menggunakan cara convenience sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa sikap terhadap perilaku, normatif subjektif, dan persepsi kontrol perilaku menyumbang sebesar 50,2% terhadap intensi olahraga pada remaja di DKI Jakarta. Ketiga predikor tersebut merupakan prediktor yang signifikan, terhadap intensi olahraga pada remaja di DKI Jakarta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan, pada bidang ilmu psikologi kesehatan dan psikologi pendidikan terkait Theory of Planned Behavior terhadap intensi olahraga pada remaja.
Cite
CITATION STYLE
Fatmala, T., & Wulandari, D. (2025). Sikap Terhadap Perilaku, Normatif Subjektif, dan Persepsi Kontrol Perilaku Sebagai Prediktor Intensi Olahraga pada Remaja di DKI Jakarta. Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan, 188–197. https://doi.org/10.33476/knpk.v5i1.5175
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.