Abstract
Estuari Sungai Baturusa memiliki banyak sumber pencemaran dari kegiatan antropogenik. Hal ini dapat memicu terjadinya pencemaran logam berat serta pencemaran sampah plastik yang berbentuk makro maupun mikro. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kandungan kandungan logam berat Pb dan mikroplastik di Estuari Sungai Baturusa. Pengambilan sampel dilakukan pada 6 lokasi yang memiliki aktivitas berbeda dan dilakukan pada waktu yang berbeda. Metode pengambilan sampel logam berat Pb pada air berdasarkan SNI 6989.57:2008 dan sampel mikroplastik mengacu pada National Oceanic and Atmosphere Administration (NOAA). Analisis sampel air untuk uji logam berat Pb berdasarkan SNI 6989-84:2019 dan ekstraksi mikroplastik dari bahan organik dengan menambahkan H2O2 30% dan penambahan NaCl untuk meningkatkan densitas mikroplastik. Berdasarkan analisis kandungan logam berat Pb air permukaan di Daerah Estuari Sungai Baturusa yaitu <0,001 mg/l dimana masih berada dibawah ambang batas baku mutu PP No 22 (2021) Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sedangkan jenis mikroplastik yang ditemukan yaitu jenis fragmen, film, fiber dan foam dengan kelimpahan tertinggi ditemukan pada jenis fragmen yaitu 1,875 partikel/m3 sedangkan kelimpahan jenis terendah yaitu jenis foam dengan nilai 0,018 partikel/m3, Kelimpahan mikroplastik yang ditemukan memiliki perbedaan hal ini dipengaruhi oleh waktu pengambilan sampel yang berbeda, jenis mikroplastik yang ditemukan memiliki massa jenis yang berbeda-beda serta setiap stasiun memiliki sumber pencemar dan kondisi eksisting yang berbeda.
Cite
CITATION STYLE
Susanti, S. (2022). ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT (PB) DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK DI ESTUARI SUNGAI BATURUSA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 6(1). https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2022.006.01.12
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.